Fungsi Obat Gastrul Yang Sebenarnya

Tidak sedikit masyarakat yang mengenal apa itu obat gastrul. Banyak yang belum tahu kegunaan atau fungsi obat gastrul yang sebenarnya? Kalau ada peringkat obat ilegal yang marak dicari, maka obat gastrul mungkin termasuk peringkat 5 besar di indonesia.

Fungsi Obat Gastrul Yang Sebenarnya Adalah Obat Untuk Maag

fungsi obat gastrul yang sebenarnya
gambar obat gastrul

Obat gastrul yang mengandung misoprostol 200 mikrogram per butir SESUNGGUHNYA adalah obat untuk maag atau penyakit lambung.

Sayangnya, fungsi obat gastrul yang sebenarnya ini tidak begitu populer. Banyak yang tidak mengenal nyeri perut / maag yang menjadi target misoprostol. Nama Misoprostol sebagai obat maag akibat obat golongan AINS menjadi tenggelam. Namun akhirnya, nama Misoprostol dipopulerkan justru oleh penyalahgunaannya. Entah siapa yang memulai, Misoprostol kerapkali dipakai untuk Menggugurkan kandungan atau menghambat pembuahan kehamilan yang tak diinginkan.

Asal Usul Obat Gastrul

Obat gastrul yang merupakan nama dagang dari senyawa kimia yang bernama Misoprostol adalah analog sintetis prostaglandin E1. Gastrul membantu penyembuhan penyakit maag dan mengurangi gejala yang ditimbulkan. Lebih jauh, Obat gastrul juga berfungi melindungi mukosa perut / lambung-usus dengan cara mengurangi volume sekresi perut / lambung dan merintangi aktivitas proteolitik cairan perut / lambung serta meningkatkan sekresi bikarbonat dan mukus.

Obat gastrul bersifat menguatkan integritas barrier mukosa perut / lambung-usus dari zat-zat yang merusak dengan merangsang sekresi bikarbonat usus dan produksi mukus perut / lambung. Dalam hal ini, gastrul menjaga kehemodinamikan mukosa.

Aktivitas Farmakologi Yang Lain

Sebagai suatu zat yang memiliki aktivitas biologis, misoprostol atau gastrul juga memiliki efek lain disamping efek terapinya pada penyakit maag. Efek ini sering merupakan efek yang tidak diinginkan dan disebut efek samping. Salah satu efek samping yang penting diketahui dari obat gastrul adalah aksinya terhadap rahim pada wanita. Obat gastrul menyebabkan kontraksi rahim yang dapat membahayakan kehamilan.

Penyalahgunaan Obat Gastrul

Sudah bukan rahasia lagi, obat gastrul sering disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk obat aborsi maupun menghambat pembuahan kehamilan. Tidak sedikit muda-mudi yang mencoba membeli obat gastrul di apotek-apotek resmi. Bila apotek tidak memuluskan keinginan mereka maka, pasar obat keras ilegal lah yang mereka tuju. Tak heran jika obat gastrul menjadi primadona obat-obat ilegal yang penjualannya mungkin menyaingi pil biru, dan obat-obatan sejenisnya.

Penggunaan Obat Gastrul Berdasarkan Efek Samping

Penggunaan obat-obatan berdasarkan efek samping adalah penggunaan obat yang tidak tepat dan tidak rasional. Sejak langkah awal obat dirancang, para ilmuwan pembuatnya berpedoman untuk merancang obat yang akan memiliki efek terapi besar tetapi memiliki efek samping yang sangat ringan. Jadi penggunaan efek samping obat adalah hal yang irrasional karena, obat yang dimaksud memang tidak ditujukan untuk memberikan efek dari efek sampingnya, justru efek samping itulah yang ditekan hingga seminimal mungkin.

Penggunaan obat berdasarkan efek samping kemungkinan akan berhasil sia-sia bahkan membahayakan. Biasanya untuk menimbulkan suatu efek samping dari obat, diperlukan dosis yang lebih tinggi dari dosis lazim untuk pengobatan. Hal ini dikarenakan, efek samping obat adalah efek yang paling tidak terasa signifikan hingga digunakan dosis yang lebih tinggi barulah efek samping akan terasa jelas.

Penggunaan efek samping obat selalu memerlukan penyesuaian dosis menjadi lebih tinggi. Hal ini lah yang paling beresiko. Membangkitkan suatu efek samping berarti juga membangkitkan efek samping yang lain. Dan ingatlah bahwa obat sebenarnya racun dan dosislah yang membedakannya. Bila seseorang menggunakan obat dengan dosis diatas dosis maksimum berarti dia sedang “bunuh diri” meskipun ia tak menyadarinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *