08122 9999 484
08122 9999 484
08122 9999 484
Konfirmasi Admin

Jual Obat Gastrul Misoprostol

Bagi orang awam, mungkin masih asing dengan kata gastrul. Dimana gastrul sebenarnya termasuk salah satu obat yang memiliki kandungan Misoprostol. Obat ini bersifat anti seksresi dan proteksi. Sehingga, obat ini kerap dimanfaatkan untuk mempercepat masalah penyembuhan tukak duodenum dan tukak lambung. Tak hanya itu saja, ternyata obat ini bisa digunakan untuk menggugurkan kandungan juga. Sehingga, Anda harus memperhatikan efek samping dan dosisnya dulu sebelum menggunakannya!

gastrul

jual obat gastrul asli

Deskripsi Obat

Gastrul merupakan obat Misoprostol yang dapat mengobati, sekaligus mencegah terjadinya tukak duodenum dan tukak lambung. Penyebab terjadinya tukak lambung adalah karena terlalu sering memakai obat anti inflamasi non steroid dan obat anti nyeri. Dengan obat gastrul inilah terjadinya tukak bisa dicegah sejak dini jika dipakai secara bersamaan oleh penderita yang memiliki riwayat tukak lambung.

Gastrul bisa bekerja dengan baik dengan menurunkan kadar asam lambung. Disamping itu, obat ini dapat membuat produksi bikarbonat semakin meningkat, begitu juga dengan lendir dalam lambung yang berguna untuk melindungi usus dan lambung dari semua zat asam. Disamping itu, obat ini bisa bekerja dengan baik untuk meningkatkan kontraksi pada dinding tengah rahim dan membuat mulut rahim menjadi lebih relaks.

Hal inilah yang kemudian membuat gastrul kerap digunakan untuk menggugurkan kandungan.

Indikasi Minum Gastrul

Melihat dari segi cara kerjanya, gastrul bisa digunakan untuk mengatasi semua permasalahan medis di bawah ini:

Tukak Lambung

Tukak lambung merupakan peradangan yang terjadi dibagian lapisan lambung. Dengan gastrul inilah pengobatan tukak lambung menjadi lebih cepat. Selain berfungsi sebagai pengobatan, gastrul juga bisa digunakan untuk mencegah terjadinya tukak lambung karena efek samping dari obat anti inflamasi non steroid.

Dengan menggunakan gastrul inilah masalah tukak lambung bisa dicegah bagi pasien yang mengonsumsi OAINS dan berpotensi terkena tukak lambung. Pengobatan dan pencegahan terjadinya penyakit tukak lambung yang dikarenakan efek samping dari pemakaian obat anti inflamasi non steroid yang punya riwayat masalah tukak lambung atau orang tua biasanya lebih beresiko mengalami masalah tukak.

Tukak Duodenum

Ini adalah masalah peradangan dibagian usus dua belas jari. Manfat menggunakan gastrul adalah bisa membuat penyembuhan tukak duodenum menjadi lebih cepat. Hanya saja, gastrul ternyata tidak bisa digunakan untuk mencegah tukak duodenum karena OAINS. Jadi, gastrul ini bisa digunakan untuk pengobatan tukak duodenum, hanya saja gastrul tidak bisa dipakai untuk mencegah masalah tukak duodenum, termasuk karena pemakaian obat OAINS.

Persalinan & Pasca Persalinan

Gastrul bisa berguna untuk mengatasi masalah pasca persalinan. Misalnya saja, seperti terjadinya pendarahan yang berlebihan sesudah persalinan. Obat ini juga bisa dimanfaatkan untuk induksi persalinan, dimana proses pengobatan untuk persalinan bisa dilakukan lewat vagina. Selain memiliki manfaat seperti yang disebutkan di atas, gastrul ini juga bisa digunakan untuk aborsi.

Biasanya obat ini akan diberikan dengan Mifepristone. Meskipun bisa digunakan sebagai obat untuk menggugurkan kandungan, namun pemakaiannya tetap harus dibawah dari pengawasan dokter. Agar Anda mendapatkan serangkaian perawatan aborsi sampai tuntas. Umumnya, selain digunakan untuk aborsi, obat ini juga digunakan untuk mengobati terjadinya pendarahan parah setelah melahirkan.

Dosis Minum

Gastrul berbentuk tablet, dimana dosisnya terdiri atas 2 macam per tablet. Yaitu 100 mcg dan juga 200 mcg. Dosis minumnya harus berdasarkan resep dokter. Karena harus melihat dari berat badan, penyakit yang diderita, jenis kelamin, umur, dan kondisi kesehatan penggunanya. Namun, untuk dosis minum gastrul pada umumnya adalah sebagai berikut ini:

  1. Untuk mengobati masalah tukak lambung dan tukak duodenum, ataupun mengobati tukak karena obat OAINS, maka dosis untuk dewasa adalah 800 mcg/ hari diminum 2-4x selama 4 minggu. Obat ini harus tetap diminum sekalipun gejalanya sudah reda sebelum 4 minggu. Dosis tambahan mungkin akan dibutuhkan bila terjadi tukak kambuhan.
  2. Untuk mencegah tukak karena obat OAINS, maka dosis dewasa adalah 200 mcg/ hari dan bisa diminum 2-4x dalam sehari. Bila ternyata obat ini tidak dapat ditoleransi oleh tubuh, maka dosisnya bisa diturunkan menjadi 100 mcg. Diminum sebanyak 4x per hari.
  3. Untuk menggugurkan kandungan di usia kurang dari 49 hari, maka dosisnya adalah 400 mcg dipakai 1x sehari. Obat ini diberikan 36 jam hingga 48 jam sesudah menggunakan mifepristone.
  4. Untuk obat induksi persalinan, maka dosisnya berbentuk supositoria sebanyak 200 mcg. Obat ini bisa larut secara perlahan dengan dosis 7 mcg per jam hingga 24 jjam untuk wanita yang memiliki kondisi serviks yang sedang tidak prima di usia kehamilan 36 minggu.

Obat ini hanya boleh digunakan paling banyak 1 obat supositoria 1x pakai saja. Dan obat ini wajib dikeluarkan bila ternyata terjadi kondisi yang seperti ini:

  • Terjadi persalinan yang aktif.
  • Terjadi kontraksi rahim yang berlebihan dan berkepanjangan. Dimana ada bukti kompromi janin setelah melebihi dari 24 jam pemakaian. Obat ini dilarang keras dimasukkan kembali bila ternyata obat ini keluar dengan sendirinya.

Petunjuk Pemakaian:

  1. Harus dipakai sesudah makan.
  2. Harus mengikuti resep dokter atau mengikuti petunjuk pemakaian yang tertulis dalam kemasan sebelum menggunakannya.
  3. Gunakan 1 dosis dengan dosis yang lain dengan jarak jam yang sama. Misalnya saja, 2x dalam 1 hari, yang artinya diminum setiap 12 jam sehari, atau 3x dalam sehari yang artinya diminum setiap 6 jam hingga 8 jam. Dengan begitu, Anda bisa mengonsumsinya secara teratur di jam yang sama.
  4. Bila dipakai untuk menggugurkan kandungan, maka obat ini harus digunakan dengan cara meletakkannya di bawah lidah selama 30 menit.
  5. Jika ada dosis yang terlewatkan karena lupa, maka segera minum dosis berikutnya jika ternyata dosisnya masih lama hingga 5 jam atau lebih. Jangan pernah menggandakan dosisnya dalam jadwal minum selanjutnya untuk menggantikan dosis yang sudah terlewatkan. Karena ini bisa berdampak buruk.
  6. Beritahu dulu ke dokter tentang daftar obat yang sedang Anda konsumsi. Misalnya saja, seperti suplemen herbal, vitamin, dll. Pastikan Anda sedang tidak mempunyai riwayat alergi dan penyakit yang beresiko. Jadi, kondisi kesehatan Anda harus benar-benar sehat sebelum menggunakannya.
  7. Ada beberapa kondisi kesehatan yang memungkinkan Anda menjadi rentan dengan efek samping dari obat gastrul ini. Maka dari itulah, minum obat ini sesuai petunjuk dokter ataupun dari yang tercetak dalam produk kemasan. Sedangkan dosisnya harus disesuaikan dengan kondisi kesehatan Anda.

Peringatan!

Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan sebelum memakai gastrul dan sesudahnya, yaitu sebagai berikut ini:

  1. Sampaikan ke apoteker atau dokter bila sebelumnya pernah mengalami masalah alergi atau hipersensitifitas pada obat yang mengandung prostaglandin.
  2. Jangan menggunakan obat ini bila Anda rentan mengalami diare.
  3. Perhatian harus benar-benar lebih diperhatikan jika sebelumnya Anda mengalami riwayat sakit jantung atau kondisi yang berpotensi bisa menyebabkan masalah komplikasi serius, seperti arteri koroner, serebrovaskular, dan juga penyakit vaskular perifer.
  4. Jangan menggunakan obat ini bila Anda mengalami dehidrasi, sedang menyusui, dan mengalami masalah pada fungsi ginjal.

Dampak Minum

Seperti obat-obatan pada umumnya, gastrul bisa berdampak buruk pada penggunanya. Meskipun ada juga beberapa efek samping yang mereda dengan sendirinya. Namun ada juga beberapa efek samping yang membutuhkan bantuan dokter yang harus diperhatikan. Misalnya saja, seperti dampak di bawah ini:

  • Kembung, nyeri perut, dispepsia, mual, muntah, pusing atau sakit kepala.
  • Ruam pada kulit dan gatal. Biasanya efek samping ini terjadi bila sebelumnya Anda sering mengalami alergi dengan kandungan yang ada dalam obat gastrul.
  • Terjadi kontraksi pada uterus.
  • Mengalami pendarahan pada vagina yang tidak normal dan berkepanjangan. Ini bisa terjadi karena telah terjadi pembuangan embrio. Namun, jika pendarahan ini berlanjut sangat lama hingga 12 hari atau 6 minggu, maka Anda membutuhkan bantuan dokter.
  • Mengalami hipotensi.
  • Mengalami shock toksik yang disertai dengan infeksi.
  • Diare dan sembelit.
  • Mengalami kehamilan ektopik. kehamilan di saluran tuba ini bisa menyebabkan terjadinya kematian. Karena jika dibiarkan begitu saja bisa menyebabkan terjadinya kematian.
  • Aborsi yang tidak sempurna. Biasanya ini akan terjadi dari 5% hingga 15% kasus aborsi. Bila ternyata proses menggugurkan embrio gagal, itu artinya pasien harus dioperasi. Padahal, operasi bisa membuat penggunanya beresiko mengalami komplikasi karena ada anestesi yang bisa menyebabkan terjadinya kematian.
  • Peradangan pada panggul. Setelah aborsi 1 bulan, biasanya ada 5% wanita yang mengalami radang panggul. Sedangkan untuk jangka panjangnya bisa mengalami nyeri panggul kronis, mengalami resiko kehamilan ektopik, dan membuat kesuburan berkurang.
  • Mengalami efek samping pada kondisi psikologis. Karena umumnya aborsi bisa membuat Anda mengalami depresi dan mengalami rasa sakit emosional. Bahkan, ada sebanyak 40% wanita yang aborsi diklaim mengalami masalah pada emosional yang parah. Misalnya saja, seperti melakukan bunuh diri setelah melakukan aborsi.

Kontraindikasi Obat Gastrul

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk pengguna gastrul agar terhindar dari efek yang berbahaya. Karena ternyata tidak semua orang boleh memakai obat ini. Di bawah ini adalah beberapa orang yang tidak boleh menggunakan obat gastrul jika mengalami kondisi seperti ini:

  1. Obat ini tidak boleh diberikan untuk penderita alergi prostaglandin dan mempunyai riwayat hipersensitifitas.
  2. Obat ini tidak boleh dikonsumsi oleh wanita hamil ataupun wanita yang ingin merencanakan kehamilan. Termasuk kehamilan yang sebelumnya tidak terkonfirmasi test pack dan USG, juga dilarang untuk mereka yang mengalami kehamilan ektopik.
  3. Obat ini tidak boleh diberikan untuk wanita yang akan melakukan persalinan. Karena dicurigai terjadinya kompromi janin sebelum terjadinya induksi persalinan dan ada luka dibagian uterus.
  4. Obat ini tidak boleh diberikan untuk wanita yang mengalami kelainan pada uterus, mengalami pendarahan vaginal yang tidak bisa dijelaskan sesudah kehamilan 24 minggu, mengalami plasenta previa, mengalami gejala terjadinya chorioamnionitas.
  5. Obat ini tidak boleh dikonsumsi secara bersamaan dengan obat oksitosin ataupun bersamaan dengan penginduksi kehamilan yang lainnya.

Bolehkan obat gastrul dikonsumsi untuk wanita hamil dan menyusui? Pertanyaan ini mungkin sering Anda tanyakan, karena ada saatnya Anda mungkin membutuhkan obat ini. Dimana gastrul merupakan obat kategori X untuk ibu hamil. Saat dilakukan studi pemakaian obat ini pada sebuah binatang percobaan dan manusia, dibuktikan terjadinya abnormalitas pada janin. Bahkan, resikonya melebihi dari manfaat yang seharusnya.

Maka dari itulah, obat ini dikontraindikasikan untuk bumil atau untuk orang yang ingin merencanakan kehamilan. Bahkan, obat ini sering dipakai untuk obat aborsi untuk fase kehamilan awal. Karena gastrul bisa terekstraksi dalam ASI ibu yang sedang menyusui. Sehingga, ditakutkan akan beresiko pada wanita yang sedang menyusui. Maka dari itulah, meskipun belum ditemukan efek samping yang serius, namun konsultasikan hal ini ke dokter sebelum mencoba memakainya selama fase menyusui.

obat gastrul

obat gastrul asli

Jual Obat Gastrul Asli

Pil gastrul ini biasanya diresepkan secara khusus untuk wanita yang mau mengakhiri kehamilan yang sedang tidak diinginkan. Meskipun jarang teradi, namun obat ini bisa menimbulkan efek samping dalam jangka pendek dan jangka panjang. Obat yang dikenal dengan sebutan sebagai mifepristone ini biasanya dapat digunakan untuk menggugurkan kandungan untuk kehamilan minggu ke-9.

Setelah menggunakan gastrul namun ternyata tidak ada perubahan atau bahkan menjadi semakin buruk, sebaiknya lakukan hal-hal di bawah ini sebelum menggunakan gastrul:

  1. Konsultasikan efek samping yang Anda alami ke dokter.
  2. Jangan merokok saat minum gastrul.
  3. Hentikan gastrul bila Anda langsung merasa pusing setelah menggunakannya.
  4. Jangan minum jika sedang hamil. Karena obat ini bisa menyebabkan teradinya pendarahan yang berbahaya dan membutuhkan rawat inap, bahkan operasi, mengalami kelahiran yang prematur dan mengalami cacat lahir.
  5. Hindari kehamilan dulu setelah minum gastrul, setidaknya dari 1 bulan dari siklus menstruasi Anda. Gastrul bisa membuat rahim menjadi robek saat diberikan sesudah kehamilan di minggu ke delapan. Robeknya rahim inilah yang kemudian bisa mengakibatkan terjadinya pendarahan yang hebat, histerektomi, dan bisa mengalami kematian pada janin dan ibu itu sendiri.

Untuk Konsultasi Bisa Hubungi Kami : 0812 1244 5287

Yang pasti, gastrul ini tidak boleh dikonsumsi untuk pengguna yang ingin mengurangi resiko ulkus yang telah diinduksi oleh wanita. Karena obat ini bisa membuat Anda melahirkan. Kecuali bila Anda beresiko tinggi mengalami komplikasi pada ulkus lambut karena menggunakannya secara bersamaan dengan obat yang lain. Sehingga, hal ini bisa membuat Anda terkena masalah tukak lambung. Untuk pasien yang mengalami hal ini, maka gastrul bisa diberikan kepada pasien, jika:

  1. Pasien sudah melakukan tes kehamilan serum negatif selama 2 minggu sebelum akhirnya melakukan terapi.
  2. Pengguna harus mematuhi peraturan kontrasepsi yang efektif.
  3. Pengguna harus sudah menerima peringatan, baik secara tertulis dan lisan seputar bahaya gastrul, resiko terjadinya kegagalan kontrasepsi, dan dampak buruk yang lainnya yang bisa terjadi saat wanita tersebut memiliki anak ketika mengonsumsi obat ini secara tidak sengaja.

Setelah mengetahui beberapa hal seputar gastrul, kini Anda tahu apakah Anda benar-benar membutuhkan obat ini atau tidak. Yang pasti, gastrul bisa digunakan untuk mengatasi masalah pada tukak lambung jika digunakan dengan dosis yang tepat. Namun, obat ini juga bisa digunakan untuk obat aborsi. Tentunya dengan dosis yang tepat juga.

Jika obat ini diminum dengan dosis yang tidak tepat, maka obat ini bisa menimbulkan efek samping yang berbahaya untuk kesehatan Anda. Maka dari itulah, sebaiknya jangan asal mengonsumsinya. Lihat dulu seberapa besarkah Anda benar-benar membutuhkan obat ini sebelum Anda membelinya dari apotek. Sehingga Anda tahu benar seperti apakah resiko yang bisa Anda rasakan setelah menggunakannya.